Artikel Kesehatan / Kesehatan

4 Tanaman Herbal Tersehat Di Dunia Yang Didukung Oleh Penelitian

4 Tanaman Herbal Tersehat Di Dunia Yang Didukung Oleh Penelitian

Penggunaan herbal dan rempah-rempah telah menjadi sangat penting sepanjang sejarah. Banyak yang dirayakan karena khasiat obatnya, jauh sebelum penggunaan kuliner.

Ilmu pengetahuan modern sekarang telah menunjukkan bahwa banyak dari mereka memang membawa manfaat kesehatan yang luar biasa.

Berikut adalah tanaman herbal dan bumbu rempah-rempah tersehat di dunia, didukung oleh penelitian.

4 Tanaman Herbal Tersehat Di Dunia Yang Didukung Oleh Penelitian

1. KAYU MANIS (Bermanfaat Untuk Diabetes)

Kayu Manis menurunkan kadar gula darah dan memiliki efek anti diabetes yang kuat.

Kayu manis adalah bumbu yang populer, ditemukan dalam segala macam resep dan makanan panggang.

Ini mengandung senyawa yang disebut cinnamaldehyde, yang bertanggung jawab untuk sifat obat kayu manis.

Kayu manis memiliki aktivitas antioksidan yang kuat, membantu melawan peradangan dan telah terbukti menurunkan kolesterol dan trigliserida dalam darah.

Tetapi di mana kayu manis benar-benar bersinar dalam pengaruhnya terhadap kadar gula darah.

Kayu manis dapat menurunkan gula darah dengan beberapa mekanisme, termasuk dengan memperlambat penguraian karbohidrat di saluran pencernaan dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Studi telah menunjukkan bahwa kayu manis dapat menurunkan gula darah puasa sebesar 10-29% pada pasien diabetes, yang merupakan jumlah yang signifikan.

Dosis efektif biasanya 0,5-2 sendok teh kayu manis per hari, atau 1-6 gram.

Anda dapat membaca lebih lanjut tentang manfaat kesehatan kayu manis yang mengesankan dalam artikel ini.

Intinya:
Kayu manis memiliki banyak manfaat kesehatan, dan sangat efektif untuk menurunkan kadar gula darah.

2. SAGE (Dapat Meningkatkan Fungsi dan Memori Otak / Penyakit alzheimer)

Sage mendapatkan namanya dari kata Latin Salvere, yang berarti “untuk menyelamatkan.”

Ia memiliki reputasi yang kuat untuk khasiat penyembuhannya selama abad pertengahan, dan bahkan digunakan untuk membantu mencegah wabah.

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa sage mungkin dapat meningkatkan fungsi otak dan memori, terutama pada orang dengan penyakit Alzheimer.

Penyakit Alzheimer disertai dengan penurunan tingkat asetilkolin, pembawa pesan kimia di otak. Sage menghambat pemecahan asetilkolin.

Dalam studi 4 bulan dari 42 orang dengan penyakit Alzheimer ringan sampai sedang, ekstrak sage terbukti menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam fungsi otak.

Studi lain juga menunjukkan bahwa sage dapat meningkatkan fungsi memori pada orang sehat, baik muda maupun tua.

Intinya:
Ada bukti yang menjanjikan bahwa ekstrak bijak dapat meningkatkan fungsi otak dan memori, terutama pada individu dengan penyakit Alzheimer.

3. KUNYIT (Mengandung Curcumin, Zat Dengan Efek Antiinflamasi Yang Kuat)

Kunyit adalah bumbu yang memberi warna kuning kari. Ini mengandung beberapa senyawa dengan sifat obat, yang paling penting adalah curcumin.

Kunyit merupakan antioksidan yang sangat kuat, membantu melawan kerusakan oksidatif dan meningkatkan enzim antioksidan tubuh sendiri.

Ini penting, karena kerusakan oksidatif diyakini sebagai salah satu mekanisme kunci di balik penuaan dan banyak penyakit.

Kunyit juga sangat antiinflamasi, sampai pada titik yang sesuai dengan efektivitas beberapa obat antiinflamasi.

Mengingat bahwa peradangan jangka panjang dan rendah memainkan peran utama dalam hampir setiap penyakit kronis, tidak mengherankan melihat bahwa kurkumin dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan.

Studi menunjukkan bahwa itu dapat meningkatkan fungsi otak, melawan Alzheimer, mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, dan meringankan artritis, dan masalah penyakit lainnya.

Intinya:
Penelitian telah menunjukkan bahwa curcumin, bahan aktif dalam rempah kunyit, memiliki manfaat besar bagi banyak aspek kesehatan.

4. JAHE (Dapat Mengobati Mual dan Memiliki Sifat Antiinflamasi)

Jahe adalah rempah-rempah populer yang digunakan dalam beberapa bentuk pengobatan alternatif.

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa 1 gram jahe atau lebih berhasil mengobati mual. Ini termasuk mual yang disebabkan oleh mual di pagi hari, kemoterapi dan mual di laut. Jahe juga tampaknya memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, dan dapat membantu dalam manajemen nyeri.

Satu penelitian pada subjek yang berisiko kanker usus besar menemukan bahwa 2 gram ekstrak jahe per hari menurunkan penanda peradangan usus besar dengan cara yang sama seperti aspirin.

Penelitian lain menemukan bahwa campuran jahe, kayu manis, damar wangi, dan minyak wijen mengurangi rasa sakit dan kekakuan yang dialami oleh mereka yang menderita osteoarthritis. Itu memiliki efektivitas yang sama dengan pengobatan dengan aspirin atau ibuprofen.

Intinya:
1 gram jahe tampaknya merupakan pengobatan yang efektif untuk banyak jenis mual. Ini juga anti-inflamasi, dan dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Sumber: artikel ini diterbitkan juga oleh www.healthline.com , semoga artikelnya bermanfaat dan salam sehat.

Posted by : Ragam Obat Herbal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *